Patokan: Fee (Catatan penting: Kedai NESCAFÉ = non-franchise)

Banyak orang mencari “franchise NESCAFÉ” karena NESCAFÉ adalah brand kopi global yang kuat. Tapi untuk Indonesia, ada fakta penting yang harus Anda tahu: Kedai NESCAFÉ adalah model bisnis yang secara resmi disebut non-kemitraan/non-franchise, sehingga tidak bisa dibuka dengan sistem waralaba umum seperti franchise F&B pada umumnya. Nestlé Indonesia+1
Artikel ini menjelaskan:
-
fakta resmi tentang Kedai NESCAFÉ,
-
cara menghindari penawaran palsu,
-
dan opsi bisnis yang lebih realistis jika Anda ingin menjalankan usaha minuman berbasis produk/solusi Nestlé Professional.
Budget Fit Box
-
Cocok untuk budget: tergantung tujuan
-
Membuka “Kedai NESCAFÉ” resmi: tidak tersedia sebagai franchise/kemitraan Nestlé Indonesia+1
-
Membangun kios/coffee corner dengan solusi Nestlé Professional: bisa disesuaikan (format & lokasi menentukan) Nestlé Indonesia
-
-
Format: On-the-go / kiosk (Kedai NESCAFÉ), atau coffee corner untuk bisnis Anda
-
Model: B2B (solusi bisnis), bukan franchise Kedai
1) Fakta Resmi: Kedai NESCAFÉ Itu Apa?

Menurut siaran pers Nestlé Indonesia, Nestlé Professional menghadirkan Kedai NESCAFÉ sebagai “model bisnis baru” dan mulai hadir sejak Januari 2025. Kedai ini menyajikan minuman kopi NESCAFÉ dan juga menu non-kopi seperti MILO dan NESTEA. Nestlé Indonesia
Siaran pers yang sama menyebut skala ekspansinya sudah besar:
-
lebih dari 500 Kedai NESCAFÉ hadir
-
di lebih dari 80 kota di Indonesia. Nestlé Indonesia
Media juga menyorot konsepnya sebagai “on to go” (gerai di titik strategis perkotaan untuk konsumen dengan mobilitas tinggi) dan menegaskan operasionalnya dikelola lewat kerja sama operator. Infobrand
2) Apakah Kedai NESCAFÉ Bisa Franchise/Kemitraan?
Jawaban singkat: tidak, secara resmi disebut non-franchise/non-kemitraan.
Di siaran pers Nestlé Indonesia dijelaskan bahwa untuk menjaga kualitas dan konsistensi layanan, Kedai NESCAFÉ menggandeng PT Ansena sebagai Operator Tunggal dan menyebut “model bisnis non-kemitraan/non-franchise” sebagai pendekatan yang dipilih. Nestlé Indonesia+1
Artinya:
-
Anda tidak bisa “beli paket franchise Kedai NESCAFÉ” seperti waralaba biasa.
-
Jika ada pihak yang menawarkan “franchise Kedai NESCAFÉ” secara bebas, Anda harus ekstra hati-hati.
3) Waspada Penipuan: Banyak yang Mengatasnamakan Kedai NESCAFÉ
Nestlé Professional juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap penawaran kemitraan/franchise yang mengatasnamakan Kedai NESCAFÉ, dan mengarahkan informasi ke kanal resmi. Nestlé Indonesia
Checklist cepat menghindari penawaran palsu
-
Pastikan komunikasi berasal dari kanal resmi (website/akun resmi)
-
Minta dokumen/penawaran tertulis dengan identitas perusahaan jelas
-
Jangan transfer DP bila skemanya “terlalu mudah” dan tidak ada verifikasi
4) Kalau Bukan Franchise, “Bisnis NESCAFÉ” yang Realistis Itu Apa?
Kalau tujuan Anda adalah punya usaha minuman/kopi dan ingin memakai sistem yang lebih “siap dukung”, yang lebih realistis adalah mengambil jalur Nestlé Professional (B2B).
Di halaman resmi Nestlé Indonesia tentang Nestlé Professional dijelaskan mereka menawarkan dukungan B2B untuk bisnis out-of-home, termasuk:
-
produk minuman global (termasuk NESCAFÉ, MILO, NESTEA, dll) Nestlé Indonesia
-
opsi mesin minuman dengan skema free-on-loan (tidak perlu investasi modal & biaya sewa mesin, dengan perhitungan dan syarat tertentu) Nestlé Indonesia
-
dukungan kreasi menu oleh chef/mixologist Nestlé Indonesia
-
jaringan distribusi luas (disebut 49 distributor di Indonesia) dan dukungan pelanggan 24/7 Nestlé Indonesia
Intinya: Anda bisa membangun coffee corner / kios minuman dengan “ecosystem support” (produk + mesin + dukungan), tanpa mengklaim diri sebagai “Kedai NESCAFÉ” resmi.
5) Simulasi All-in Jabodetabek (untuk Kios/Corner Anda)
Ini bukan biaya franchise Kedai NESCAFÉ (karena non-franchise). Ini hanya simulasi biaya untuk membangun kios/corner minuman di Jabodetabek dengan baseline SOP Anda.
Baseline (Jabodetabek)
-
Sewa/bulan: Rp10–20 juta
-
Renov basic: Rp40–80 juta
-
Deposit sewa: 1 tahun (asumsi konservatif)
Cara hitung cepat (tanpa angka mesin)
All-in ≈ (Sewa 12 bulan) + Renov + Peralatan/booth + Buffer operasional
Karena Nestlé Professional menyebut ada skema free-on-loan mesin (S&K berlaku), komponen “mesin” bisa saja tidak menjadi capex besar—tetapi tetap ada komponen lain seperti booth, listrik/air, perlengkapan, dan buffer operasional. Nestlé Indonesia
6) Untuk Siapa Cocoknya Model “Kios/Corner” Berbasis Solusi B2B?
Cocok untuk Anda yang:
-
punya titik jual (kantor, kampus, institusi, convenience store, on-the-street)
-
ingin sistem pasokan & dukungan yang lebih rapi
-
mau fokus di eksekusi lokasi & penjualan, bukan meracik dari nol
Nestlé Professional menyebut fokusnya memang mendukung banyak sektor out-of-home seperti kafe, hotel, institusi pendidikan, rumah sakit, dan “on the street”. Nestlé Indonesia
FAQ
1) Jadi “Franchise NESCAFÉ” itu ada atau tidak?
Untuk Indonesia, Kedai NESCAFÉ secara resmi disebut non-kemitraan/non-franchise. Nestlé Indonesia+1
2) Kenapa banyak orang tetap cari “franchise nescafe”?
Karena brand NESCAFÉ sangat besar, dan Kedai NESCAFÉ sudah tersebar luas (500+ lokasi di puluhan kota) sehingga orang mengira bisa diwaralabakan. Nestlé Indonesia
3) Kalau ada yang menawarkan “franchise Kedai NESCAFÉ”, aman tidak?
Nestlé mengimbau masyarakat waspada terhadap penawaran kemitraan/franchise yang mengatasnamakan Kedai NESCAFÉ. Selalu verifikasi ke kanal resmi. Nestlé Indonesia
4) Opsi bisnis yang lebih realistis apa?
Jalur B2B melalui Nestlé Professional (produk, mesin, dukungan). Mereka menyebut ada skema mesin free-on-loan (S&K). Nestlé Indonesia
5) Apakah saya boleh buka kios dan menamai “Kedai NESCAFÉ”?
Untuk penamaan/branding, Anda sebaiknya mengikuti izin & arahan resmi dari pemilik merek. Jika Anda hanya menggunakan produk, jangan mengklaim sebagai outlet resmi tanpa persetujuan.